
Analisis, rusia yang
ikut perang beberapa bulan saja bisa ambil keuntungan besar..biaya perang yang
mereka keluarkan tidak seberapa. tapi nilai latihan dan manfaat perang mereka
rasakan lebih besar selai bisa melatih pilot dan pasukan mereka, mereka juga
berhasil menjual banyak senjata karena peralatan yang di tampilkan di Suriah
diminati oleh banyak negara karena lebih unggul. jika tidak demikian rusia
tidak pernah bisa pamer kekuatan untuk jual senjata.

Gak mungkin Cina
mengalahkan Rusia dan Amerika untuk penjualan senjata, karena senjata mereka
tidak pernah terbukti. Senjata Cina laris karena hargannya saja yang lebih
murah, sedangkan kualitas di medan tempur tidak pernah bisa mengalahkan rusia
dan AS.
Pahamilah Setiap
konflik di belahan negara lain pasti ada aktor besar dibelakannya, timur tengah
maupu Eropa. Jika bukan untuk menguasai daerah tersebut, mereka akan menjual
senjata mereka kepada negara yang berkonflik. Amerika contohnya mereka
mendukung perlawanan IRak dan Afganistan untuk melawan mujahidin yang mereka
anggap Terorist. Tapi perhatikan senjata yang digunakan oleh kedua belah pihak
yang berkonfliki buatan siapa? Ya Anda pasti tau Amerika dan Rusia, sangat
kecil kemungkinan negara yang berkonflik memiliki senjata sendiri mereka lalai
berkonflik karena aliran dan agama, jadi gak ada waktu buat dan menciptakan
senjata moderen. Akhirnya mereka Borong semua senjata dari Amerika dan Rusia.

Kalau anda selama ini
tidur sudah boleh bangun….mereka menciptakan konflik dan perang untuk menjual
senjata dan juga merampok kekayaan negara lain. Bagaimana dengan Indonesia?
Indonesia tidak perlu menggunakan BOM dan Senjata canggih untuk di kuasai, tapi
cukup dengan Menyuap para koruptor maka izin untuk mengelola sumber daya alam
Indonesia ini akan diberikan.
Silahkan keruk semua
sumberdaya alam Indonesia, yang penting kami penguasa dapat jatah uang dari
anda. Dan Uang yang asing berikan mereka kembali untuk kampaye di pemilu
berikutnya. Jadi Indonesia hanya perlu kita nina bobok pakek uang dengan
menyuap para Koruptor. Maka Ekonomi Indonesia akan Asing jajah.